Presiden Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Pererat Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat kemitraan strategis dan membahas peluang peningkatan kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara.
Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di ruang kerja Istana Kremlin. Presiden Putin secara langsung menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Presiden Prabowo di Moskow untuk memenuhi undangannya.
Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia mengapresiasi kesediaan Presiden Putin meluangkan waktu di tengah padatnya agenda kenegaraan pemimpin Rusia tersebut.
Pembahasan Isu Strategis dan Sejarah Diplomasi
Kedua kepala negara secara khusus membahas berbagai isu strategis kawasan dan global dalam pertemuan tersebut. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan terbatas berformat tête-à-tête yang dirangkai dalam jamuan santap siang di Blue Hall, Istana Kremlin.
Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia diketahui telah terjalin selama 76 tahun sejak dibuka resmi pada tahun 1950. Selama lebih dari tujuh dekade, kedua belah pihak terus memelihara kerja sama yang dilandasi prinsip saling menghormati dan kepentingan bersama.
Bagi Indonesia, Rusia merupakan mitra penting yang memiliki arti signifikan secara geopolitik maupun geoekonomi. Sebaliknya, Indonesia juga diakui sebagai salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia Pasifik, khususnya di lingkup ASEAN.
Pertemuan kenegaraan di Kremlin ini dinilai tidak hanya sekadar mempererat hubungan bilateral kedua negara. Momen strategis tersebut juga menegaskan peran aktif Indonesia dan Rusia dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemakmuran kawasan dan dunia.
Disarikan dari sumber resmi www.setneg.go.id