Usai Dilantik Presiden, Ombudsman RI Siap Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyampaikan komitmen kuat untuk mengoptimalkan pengawasan pelayanan publik usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, menegaskan pengucapan sumpah ini menjadi momentum penting untuk menjalankan tugas dan kewenangan lembaga.
"Kami bersembilan akan segera merapatkan barisan untuk merampungkan tugas fungsi dan kewenangan kami yang sudah ditunggu masyarakat," ujar Hery dalam keterangannya kepada media, Jumat (10/4/2026). Ia menyebut langkah awal lembaga akan difokuskan pada penguatan di dalam tubuh organisasi.
Fokus Pembenahan Internal
Dalam pelaksanaan tugas ke depan, pembenahan internal menjadi prioritas utama Ombudsman RI. Terdapat sejumlah aspek operasional yang dinilai perlu diperbaiki, mulai dari struktur kelembagaan, sumber daya manusia (SDM), hingga dukungan anggaran.
Hery menilai selama ini lembaga tersebut dirasa masih memiliki jarak dengan pemerintah. "Ada banyak hal di internal Ombudsman yang mesti diperbaiki di antaranya struktur, SDM, dan anggaran," tuturnya.
Pengawalan Program Asta Cita
Guna mengatasi hambatan tersebut, Ombudsman RI berupaya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah. Salah satu langkah konkretnya adalah melakukan pendekatan terhadap program Asta Cita agar dapat terlaksana secara optimal di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Hery menyoroti pentingnya pengawasan terhadap berbagai program prioritas pemerintah yang belum sepenuhnya tersampaikan kepada publik. Melalui fungsi pengawasan dan pendampingan, Ombudsman berkomitmen mengawal program strategis seperti pendidikan gratis, sekolah rakyat, hingga makan bergizi gratis.
"Program-program pemerintah ini akan kami dekatkan dengan masyarakat agar bisa dilaksanakan sebaik-baiknya. Oleh karenanya, perlu pendampingan dari Ombudsman agar program pemerintah yang baik itu bisa tercapai," tandasnya.
Disarikan dari sumber resmi setkab.go.id