Pemkot Bandung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Perintis Berdaya Connect
Pemerintah Kota Bandung resmi meluncurkan program Perintis Berdaya Connect bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) di Bandung pada Selasa (12/5/2026). Peluncuran program kolaboratif ini bertujuan memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) demi mengembalikan laju pertumbuhan ekonomi daerah ke angka 7 persen seperti sebelum pandemi COVID-19.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dudi Prayudi, menegaskan pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan roda perekonomian sekaligus menciptakan ruang kreatif di masyarakat. Menurutnya, pelaku UMKM tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memperkuat identitas Bandung sebagai kota yang inovatif.
"Program Perintis Berdaya Connect ini dirancang sebagai model kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media," ujar Dudi. Ia memastikan program tersebut akan memberikan akses pembiayaan, pendampingan, teknologi, serta pasar bagi para pelaku usaha dan generasi muda.
Capaian Program dan Sinergi Lintas Sektor
Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, pengembangan ekonomi kreatif di Kota Bandung diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan. Sepanjang tahun 2025, program ini tercatat telah sukses menjangkau lebih dari 1.240 pelaku usaha melalui berbagai agenda pembinaan dan pencocokan bisnis.
Pembinaan tersebut mencakup 16 sesi peningkatan kapasitas yang berfokus pada penguatan tata kelola bisnis, inovasi produk, hingga strategi pemasaran yang efektif. Selain itu, program pencocokan bisnis juga berhasil mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra strategis guna membuka jaringan pemasaran yang lebih luas.
Pemerintah Kota Bandung turut mengapresiasi dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atas komitmennya dalam menyukseskan program ini. Ke depan, penguatan inovasi dan pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan diyakini mampu menjadi kunci utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi daerah secara optimal.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id