Menko PM Muhaimin Usul Tambahan Anggaran UMKM dan Ekraf di Bawah Rp1 Triliun
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengusulkan tambahan anggaran khusus kurang dari Rp1 triliun pada tahun ini untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf). Usulan ini disampaikan Muhaimin usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa.
Menurut Muhaimin, anggaran khusus tersebut ditujukan untuk mendukung seluruh kegiatan yang mendorong tumbuh kembang UMKM dan ekraf di Tanah Air. Pemerintah juga berupaya memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha melalui skema kredit yang lebih dipermudah. Salah satu fokus utamanya adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha kecil menengah.
Seluruh program pemberdayaan masyarakat yang saat ini telah berjalan dipastikan akan terus dilanjutkan. Hal tersebut akan direalisasikan melalui koordinasi antara Kemenko Pemberdayaan Masyarakat dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Pemanfaatan Aset untuk Pelaku UMKM
Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa pemerintah akan meminta seluruh kementerian, lembaga, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk tampil lebih proaktif. Mereka diharapkan dapat secara maksimal memfasilitasi pelaku UMKM agar terus berkembang dan menjangkau akses pasar yang lebih luas.
Salah satu langkah strategis yang didorong pemerintah adalah pemanfaatan aset atau ruang kosong (idle) milik BUMN maupun kementerian. Aset tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan UMKM, mulai dari lokasi pemasaran hingga penyelenggaraan festival ekonomi kreatif.
Instruksi ini menjadi penegas komitmen pemerintah untuk memastikan ruang pameran produk bagi pelaku usaha kecil selalu tersedia. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara menyeluruh.
Disarikan dari Berbagai Sumber