Cak Imin Targetkan 80 Ribu Lulusan Ikuti Program SMK Go Global Tahun Ini
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menargetkan 70 ribu hingga 80 ribu lulusan mengikuti program SMK Go Global hingga akhir tahun ini. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa.
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menjelaskan, sasaran utama program tersebut adalah lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dari kelompok desil satu atau daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi. Pemerintah menargetkan secara bertahap ada 500 ribu lulusan yang bisa difasilitasi dalam program ini hingga tahun 2029.
Program SMK Go Global dipastikan berjalan secara komprehensif dengan menyertakan tahap pendampingan, bantuan, dan pelatihan khusus. Adapun negara mitra yang bekerja sama menampung lulusan ini meliputi Jepang, Korea Selatan, kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat, hingga Eropa Barat dan Timur.
Instruksi Khusus Presiden Prabowo
Cak Imin menegaskan bahwa program SMK Go Global merupakan salah satu atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Instruksi langsung terkait program tersebut telah diberikan kepada Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat pascarapat kabinet pada 5 November lalu.
Kehadirannya di Istana Kepresidenan pada hari itu juga bertujuan untuk melaporkan sejumlah tanggung jawab kerja kementeriannya secara menyeluruh kepada Presiden. Fokus laporan tersebut mencakup upaya pengentasan kemiskinan, program pemberdayaan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan produktivitas UMKM.
Perluasan Akses Modal UMKM
Selain pendidikan dan ketenagakerjaan, pemerintah terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program 1.001 titik pasar rakyat. Langkah strategis ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM untuk memperoleh jangkauan pasar yang lebih potensial dan bergairah.
Pemerintah juga berkomitmen memberikan subsidi pelatihan dan memperluas akses permodalan bagi para pelaku usaha kecil. Sebagai bukti nyata, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus ditingkatkan, di mana 1.000 pelaku UMKM di Bali segera menerima fasilitas tersebut dalam waktu dekat.
Disarikan dari Berbagai Sumber