Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang Dipindah ke Desa Clapar
Pemerintah Kabupaten Batang berencana memindahkan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat dari Kecamatan Bandar ke Desa Clapar, Kecamatan Subah. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang, Willopo, menyampaikan kepastian lokasi ini saat ditemui di kantornya pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menekan tingginya angka anak putus sekolah.
Willopo menjelaskan bahwa Desa Clapar dipilih karena lebih siap dari sisi tata ruang dan infrastruktur dasar. Wilayah Kecamatan Bandar tidak memungkinkan karena berstatus Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Sebaliknya, Desa Clapar merupakan kawasan permukiman perkotaan dengan dukungan jaringan listrik dan PDAM yang memadai.
Antusiasme masyarakat dan Kepala Desa Clapar terhadap rencana pembangunan fasilitas pendidikan ini sangat tinggi. Kehadiran Sekolah Rakyat dinilai mendesak karena jumlah anak putus sekolah di Kabupaten Batang masih memprihatinkan. Berdasarkan data Dapodik per 27 April 2026, tercatat lebih dari 2.000 anak putus sekolah di daerah tersebut.
Fasilitas Lengkap dan Prioritas Keluarga Miskin
Secara rinci, data itu mencakup 551 siswa SD, 1.400 siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang harus dibantu melanjutkan pendidikan. Nantinya, Sekolah Rakyat akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 8,3 hektare dengan fasilitas lengkap dari jenjang SD hingga SMA.
Kawasan sekolah ini akan dilengkapi dengan 18 ruang kelas SD, sembilan ruang kelas SMP, dan sembilan ruang kelas SMA. Selain itu, pemerintah juga akan membangun asrama dan lapangan sepak bola berstandar nasional. Willopo berharap pembangunan ini dapat segera direalisasikan agar beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang.
Selain memperluas akses pendidikan, keberadaan sekolah ini berpotensi menggerakkan ekonomi warga sekitar melalui perekrutan guru dan tenaga pendukung. Sekolah Rakyat ini secara khusus akan diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin kategori desil 1 dan desil 2.
Camat Subah, M. Yasin, menyambut baik rencana pendirian Sekolah Rakyat di wilayah kepemimpinannya. Kehadiran fasilitas pendidikan ini sangat dibutuhkan, terutama untuk jenjang SMA yang saat ini baru tersedia satu unit di Kecamatan Subah.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id