BGN dan BPOM Teken Kerja Sama Pengawasan Pangan Program Makan Bergizi Gratis
Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta pada Rabu (6/5). Kerja sama yang menggunakan skema swakelola tipe dua ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Perjanjian tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara kedua institusi yang sebelumnya telah diteken pada 23 Januari 2025. Dokumen ini disusun sebagai pedoman resmi bagi kedua lembaga dalam menjalankan tugas pokok dan pengawasan masing-masing.
Dadan menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna meningkatkan komitmen dan sinergitas antarlembaga. "Tujuannya untuk mendukung keamanan pangan program MBG, sehingga dapat mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Sinergi Pengawasan dari Hulu ke Hilir
Aspek keamanan pangan dipastikan menjadi prioritas utama dalam implementasi program gizi nasional tersebut. Dadan menekankan, pihaknya ingin memastikan setiap porsi makanan yang disalurkan telah melalui proses pengawasan serta pengujian ketat agar aman dikonsumsi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi strategis dengan BPOM akan sangat memperkuat sistem pemantauan sejak proses hulu hingga hilir. "Sinergi ini penting agar pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berbasis uji laboratorium dan standar keamanan pangan yang terukur," kata Dadan.
Optimalisasi Skema Swakelola
Dalam kesepakatan tersebut, ruang lingkup kolaborasi mencakup penyusunan metode analisis pengujian pangan, pelaksanaan pengawasan makanan di lapangan, hingga tindak lanjut atas hasil evaluasi. Kedua belah pihak juga bersepakat untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana yang ada.
Adapun teknis pelaksanaan kerja sama akan diatur lebih lanjut melalui kontrak swakelola tipe dua antara pejabat pembuat komitmen dan tim pelaksana dengan mengacu pada aturan pengadaan barang dan jasa. Melalui kesepakatan ini, pemerintah berharap kualitas pangan dalam program MBG semakin terjamin dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id