Logo
Home Berita

Pemkab Lumajang Perkuat GERDAL Atasi Hama Wereng Berbasis Data

Oleh Redaksi 03 May 2026
Pemkab Lumajang Perkuat GERDAL Atasi Hama Wereng Berbasis Data
Pemkab Lumajang Perkuat GERDAL Atasi Hama Wereng Berbasis Data — infopublik.id
Pemkab Lumajang memperkuat GERDAL berbasis data untuk mengatasi hama wereng batang cokelat dan menjaga ketahanan pangan daerah dari cuaca ekstrem.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memperkuat pengendalian hama wereng batang cokelat (WBC) melalui Gerakan Pengendalian (GERDAL) berbasis data pada Jumat (1/5/2026). Langkah strategis ini difokuskan di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, guna menjaga stabilitas produksi pertanian di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari sistem pengendalian terpadu yang sangat adaptif. Sebelumnya, para petugas bersama petani telah melakukan penyemprotan pestisida pada lahan seluas 40 hektare berdasarkan hasil pengamatan lapangan.

Pentingnya Deteksi Dini dan Kolaborasi

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Lumajang, Waspodo Budi, menegaskan pentingnya deteksi dini dan respons cepat dalam menekan laju hama. Ia menjelaskan bahwa perubahan pola cuaca dapat mempercepat siklus hama, sehingga memicu risiko lonjakan populasi WBC dalam waktu singkat.

"Pengendalian tidak bisa menunggu serangan meluas. Kuncinya monitoring intensif, identifikasi dini, dan pelaksanaan GERDAL secara berkelanjutan," ujar Waspodo. Pendekatan kolaboratif bersama kelompok tani sangat diandalkan untuk pelaporan dini, mengingat adanya keterbatasan jangkauan petugas di lapangan.

Pendampingan Nyata bagi Petani

Ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional Jawa Timur, Iskhak Subagio, mengapresiasi pengendalian hama berbasis kolaborasi ini sebagai praktik yang sangat baik. Menurutnya, petani sangat membutuhkan respons cepat dan pendampingan nyata agar tidak berjuang sendiri dalam menghadapi serangan hama.

Di samping pendekatan secara teknis, agenda GERDAL ini juga diisi dengan kegiatan doa bersama yang melibatkan tokoh agama dan masyarakat setempat. Tokoh agama setempat, As’ad Malik, mengingatkan bahwa keberhasilan di sektor pertanian selalu memerlukan ikhtiar yang menyeluruh.

"Langkah teknis tetap menjadi prioritas, sementara kebersamaan dan doa memperkuat semangat petani," kata As'ad. Melalui komitmen yang kuat ini, Pemkab Lumajang berharap mampu menekan risiko serangan WBC sekaligus memperkokoh ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin