Logo
Home Berita

Kemendes PDT dan LDII Bersinergi Kembangkan Desa Binaan Tematik Berbasis Lokal

Oleh Redaksi 28 Apr 2026
Kemendes PDT dan LDII Bersinergi Kembangkan Desa Binaan Tematik Berbasis Lokal
Kemendes PDT dan LDII Bersinergi Kembangkan Desa Binaan Tematik Berbasis Lokal — infopublik.id
Kemendes PDT berkolaborasi dengan LDII mengembangkan desa binaan tematik berbasis lokal untuk wujudkan desa mandiri dan sejahtera secara berkelanjutan.

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sepakat berkolaborasi mengembangkan desa binaan tematik berbasis potensi lokal guna memperkuat pembangunan pedesaan. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam audiensi antara Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto dengan Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya di kantor Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta, pada Senin (27/4/2026).

Dalam pertemuan ini, DPP LDII menyatakan kesiapannya untuk mendampingi pembentukan desa binaan tematik. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut strategis dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya antara kedua belah pihak.

Dody Taufiq Wijaya mengungkapkan bahwa LDII mengusulkan delapan desa binaan tematik yang tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Pulau Jawa. Pihaknya berharap inisiatif ini dapat menjadi penggerak desa binaan LDII sekaligus wujud kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Fokus Sektor dan Dukungan Pemerintah

Usulan desa tematik tersebut mencakup beragam sektor penting, seperti desa ketahanan pangan, desa wisata, serta desa berbasis komoditas pertanian terpadu. Beberapa contohnya adalah Desa Gadingmangu di Jombang sebagai desa sehat, Desa Batu Nanta di Melawi untuk ketahanan pangan, dan Desa Way Bungur di Lampung Timur sebagai desa ekowisata.

Menteri Yandri Susanto menyambut positif inisiatif tersebut dengan menegaskan peran strategis organisasi masyarakat sebagai mitra pemerintah. Menurutnya, komitmen tinggi LDII di berbagai bidang sangat luar biasa dan layak direplikasi oleh Kemendes PDT ke wilayah lainnya.

Yandri juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya. Ia mengajak seluruh komponen bangsa, mulai dari pejabat negara, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, hingga pihak swasta, untuk ikut terlibat langsung dalam membina desa.

Sebagai langkah konkret, Kemendes PDT meminta LDII untuk segera menyusun peta jalan kolaborasi yang akan dikelola bersama-sama. Melalui sinergi ini, program desa binaan diharapkan mampu menjadi model pembangunan yang adaptif dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin