Logo
Home Berita

BGN Wajibkan SPPG Kejar Target Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Oleh Redaksi 11 May 2026
BGN Wajibkan SPPG Kejar Target Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu
BGN Wajibkan SPPG Kejar Target Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu — bgn.go.id
BGN wajibkan SPPG tingkatkan penerima manfaat gizi kategori 3B dalam dua minggu. SPPG yang gagal penuhi target terancam sanksi penghentian sementara.

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan jumlah penerima manfaat gizi kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) pada Senin, 11 Mei. Instruksi ini diberikan dalam batas waktu dua minggu ke depan guna mempercepat perbaikan gizi anak dan menekan angka stunting nasional.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, capaian penerima manfaat saat ini baru menyentuh angka sekitar sembilan juta jiwa. Padahal, data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan target riil mencapai 22 hingga 26 juta jiwa.

Kesenjangan data tersebut mendorong BGN untuk memfokuskan ulang program layanan pemenuhan gizi. Tujuannya agar intervensi lebih terarah kepada kelompok prioritas yang membutuhkan penanganan segera di berbagai wilayah kerja masing-masing SPPG.

Ancaman Sanksi Penangguhan bagi SPPG

Sebagai tindak lanjut, BGN meminta seluruh SPPG untuk lebih aktif melakukan pendataan dan mengoptimalkan layanan gizi di lapangan. Upaya ini dinilai krusial guna mempercepat pemerataan layanan gizi kepada masyarakat luas dalam waktu yang singkat.

BGN juga bersikap tegas terhadap seluruh pelaksanaan program pemenuhan gizi di daerah. SPPG yang belum mampu memenuhi target penerima manfaat 3B di wilayah kerjanya akan langsung dikenakan sanksi penghentian operasional sementara atau suspend.

"Kalau penerima manfaat 3B di SPPG masih sedikit, maka SPPG akan di-suspend," tegas Nanik. Kebijakan ini diambil demi memastikan seluruh pelaksana program tetap fokus pada tujuan utama, yakni memperbaiki gizi masyarakat dan menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.

Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:

Komentar Facebook

Link berhasil disalin